Menumbuh Suburkan Tawadhu'

Manusia itu terdiri atas jasmani dan ruhani, yang harus dipenuhi kebutuhannya dan dipelihara stabilitasnya secara seimbang. Kita serin...


Manusia itu terdiri atas jasmani dan ruhani, yang harus dipenuhi kebutuhannya dan dipelihara stabilitasnya secara seimbang. Kita sering mengisi dan mengasah otak kita dengan ilmu pengetahuan, tapi kita melupakan ruhani kita dengan siraman ruhani (agama), baik akidah, ibadah, maupun akhlak hingga tumbuhlah manusia-manusia yang berperilaku sombong, membanggakan diri dan merendahkan orang lain.
Ada beberapa hal yang menyebabkan manusia bisa berlaku sombong antara lain: pengaruh kecintaan terhadap dunia, kebanggaan terhadap ilmu yang dimilikinya atau juga kekuasaan. Semua sifat itu sudah disinggung dalam al-Qur-an dengan para pelakunya. Dalam Surat al-Qashash ayat 76 disebutkan: “Sesungguhnya Qarun adalah termasuk kaum Musa, maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: “Janganlah kamu terlalu bangga, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri.”
Dalam ayat lain, kita bisa melihat bagaimana kesombongan Fir’aun dengan memanfaatkan keilmuan tangan kanannya yang bernama Haman. “Dan berkatalah Fir’aun: “Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi supaya aku sampai ke pintu-pintu, (yaitu) pintu-pintu langit, supaya aku dapat melihat Tuhan Musa dan Sesungguhnya aku memandangnya seorang pendusta.” (QS al-Mu’min: 36-37)
Itulah gambaran al-Quran tentang manusia-manusia yang berkedudukan tinggi dan terhormat di tengah-tengah masyarakatnya, baik lantaran ilmu, kekayaan, dan kekuasaan, tetapi tidak dibarengi dengan bimbingan ruhani yang bersifat keagamaan. Mereka justru menentang ajaran agama yang dibawa oleh para utusan Allah.
Perilaku di atas jelas-jelas merupakan penyakit yang mengkhawatirkan dan harus dicarikan obat penawarnya, salah satunya tentu –seperti yang diajarkan oleh Rasulullah Saw- adalah menumbuh-suburkan sikap tawadlu’
Sikap tawadlu' bisa dimaknai dengan rendah hati,  tidak sombong. Atau lebih dalam lagi bahwa manusia tidak melihat dirinya memiliki nilai lebih dibandingkan hamba Allah yang lainnya. Banyak dalil yang menganjurkan kepada umat agar bersikap tawadlu’.
“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman: 18)
“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.” (QS. al-Furqan [25]: 63)
‘Iyadh bin Himar ra. berkata: “Bersabda Rasulullah Saw: “Sesungguhnya Allah Swt telah mewahyukan kepadaku: “Bertawadlu’lah hingga seseorang tidak menyombongkan diri terhadap lainnya dan seseorang tidak menganiaya terhadap lainnya.” (HR. Muslim). Rasulullah Saw juga bersabda: “Tiada berkurang harta karena sedekah, dan Allah tiada menambah pada seseorang yang memaafkan melainkan kemuliaan. Dan tiada seseorang yang bertawadlu’ kepada Allah, melainkan dimuliakan (mendapat ‘izzah) oleh Allah.” (HR. Muslim).
Seseorang yang bersikap tawadlu’ akan menyadari bahwa semua kenikmatan yang didapatnya bersumber dari Allah Swt. Yang dengan pemahamannya tersebut maka tidak pernah terbesit sedikitpun dalam hatinya kesombongan dan merasa lebih baik dari orang lain, tidak merasa bangga dengan potensi dan prestasi yang sudah dicapainya. Ia tetap rendah diri dan selalu menjaga hati dan niat segala amal salihnya dari segala sesuatu selain Allah. Tetap menjaga keikhlasan amal ibadahnya hanya karena Allah.
Kemudian, di saat ia bertambah ilmunya maka bertambah pula sikap tawadhu’ dan kasih sayangnya. Semakin bertambah amalnya maka semakin meningkat pula rasa takut dan waspadanya. Setiap kali bertambah usianya maka semakin berkuranglah ketamakan nafsunya. Setiap kali bertambah hartanya maka bertambahlah kedermawanan dan kemauannya untuk membantu sesama. Dan setiap kali bertambah tinggi kedudukan dan posisinya maka semakin dekat pula dia dengan manusia dan berusaha untuk menunaikan berbagai kebutuhan mereka serta bersikap rendah hati kepada mereka. Wallahu a’lam.
Oleh : KH. Abdullah Munif Marzuqi (Pondok Pesantren Langitan)

COMMENTS

Name

akhlak nabi muhammad,1,ann jakarta,1,Artikel Islam,100,Asbabun Nuzul,13,bangkit NU,1,begal,1,berkat shalawat maksiat minggat,1,Biografi Habaib,1,Biografi Ulama,4,Ceritaku,47,Feature,9,festival nasyid,1,habib syech terbaru,1,hari perdamaian dunia,1,Inspirasi,12,Internasional,11,Islam di italia,1,Jadwal AlMunsyidin Pekalongan,1,Jadwal Habib Syech,8,jadwal habib syech april 2015,1,jadwal Habib Umar,1,Jadwal Kanzus Shalawat,2,Jadwal Riyadlul Jannah,1,Jadwal Shalawat,50,jadwal shalawat bulan desember,2,Jadwal Shalawat Habib Syech Bulan Februari 2016,1,jadwal shalawat november,1,Jadwal Sholawat Habib Syech Bulan Juni 2015,1,Jadwal Sholawat Habib Syech bulan Oktober 2015,1,Jadwal Sholawat Habib Syech Terbaru,2,Kabar Islam,158,Kajian Adh DhiyaaulLaami,7,Kajian Alfachriyah,19,Kajian Ar Raudhah,3,KajianAM,9,Kalam Ulama,36,Kolomtips,32,Komputer,2,lebah,1,Lintas Majelis,1,Lirik Shalawat,35,madrasah,1,majlis riyadlul jannah,2,Manajemen Organisasi,5,Meme Islami,37,Mp3 Kajian,39,MuktamarNu33,11,Nasional,41,nasyid,1,olga meninggal,1,penguat hati,54,Puasa Arafah,1,RamadhanCeria,7,Remaja Ceria,23,riyadlul jannah,1,riyadlul jannah mp3 terbaru,1,riyadluljannah,1,Safari Maulid,1,savemadrasah,1,shalat gerhana bulan,2,shalawat,1,siwak massal,1,Ta'limul Muta'alim,3,tragedi mina,1,Tugas Kuliah,2,Tulisanmu,60,Ustadz Menjawab,36,Video Kajian,2,
ltr
item
Neverblast | Media Islami Menginspirasi: Menumbuh Suburkan Tawadhu'
Menumbuh Suburkan Tawadhu'
http://2.bp.blogspot.com/-iXDBFG5mRds/VO2YY6DuFLI/AAAAAAAAB_Q/mok3yQdJJLQ/s1600/tawadhu.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-iXDBFG5mRds/VO2YY6DuFLI/AAAAAAAAB_Q/mok3yQdJJLQ/s72-c/tawadhu.jpg
Neverblast | Media Islami Menginspirasi
http://www.neverblast.com/2015/02/menumbuh-suburkan-tawadlu.html
http://www.neverblast.com/
http://www.neverblast.com/
http://www.neverblast.com/2015/02/menumbuh-suburkan-tawadlu.html
true
2176911326178996937
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow Artikel Bermanfaat Silahkan bagikan terlebih dahulu, Untuk membaca Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy